Akhirnya Perompak Somalia Diusir Lumba-lumba
Kamis, 16 April 2009
Ribuan lumba-lumba menghalangi beberapa kapal yang diduga milik perompak Somalia, ketika mereka sedang berusaha menyerang kapal dagang China yang lewat di Teluk Aden.
Menurut laporan China Radio International pekan ini, kapal dagang itu sedang berlayar di Teluk Aden dengan kawalan satu satu armada kapal perang China, ketika mereka bertemu dengan beberapa kapal yang diduga milik perompak. Tiba-tiba ribuan ikan lumba-lumba melompat ke luar air di antara kapal perompak dan kapal dagang China ketika kapal bajak laut tersebut bergerak ke arah kapal dagang China. Kapal yang diduga milik perompak Somalia itu berhenti dan kemudian berbalik menjauh. Bajak laut itu hanya dapat meratapi betapa sedikitnya jumlah mereka dibandingkan dengan ribuan ikan lumba-lumba tersebut. Pemandangan spektakuler itu berlanjut selama beberapa saat. China memulai satuan tugas pengawalannya dengan menggunakan tiga kapal pada 26 Desember tahun lalu, setelah Dewan Keamanan PBB menyeru semua negara agar berpatroli di teluk tersebut dan perairan di lepas pantai Somalia. Kawasan itu merupakan salah satu jalur laut paling sibuk di dunia, sekaligus sebagai kawasan operasi para perompak. Para perompak itu sekarang ditetapkan sebagai salah satu ancaman besar bagi keamanan laut. Armada pertama China telah mengawal 205 kapal, termasuk 29 kapal dagang asing, dan secara gemilang menyelamatkan tiga kapal dagang asing dari serangan perompak. Sebanyak 20 persen kapal dagang China yang melewati perairan di lepas pantai Somalia diserang oleh perompak dari Januari hingga November 2008, sebelum satuan tugas itu digelar. Sebanyak tujuh kapal, baik milik China atau yang membawa barang dan anggota awak yang berkebangsaan China, dibajak. Tianyu No.8, kapal penangkap ikan China yang membawa 16 awak yang berkebangsaan China dan delapan pelaut asing, ditawan oleh perompak Somalia pada 14 November dan dibebaskan pada awal Februari. Armada kedua kapal pengawal China di Teluk Aden pada Senin menggantikan armada pertama. ant