Demi PSK, Anak Bacok Bapak

Desember 26, 2008 at 3:05 pm (Berita 2008)

Tuesday, 22 July 2008

TUBAN – SURYA

Diduga marah setelah dilarang ayahnya menggadaikan motor karena uangnya diduga untuk berfoya-foya dan mengencani pekerja seks komersial (PSK), Muji, 21, tega membacok Suwito, 47, ayah kandungnya, sehingga ususnya terburai.

Akibat perbuatan itu, korban dirawat di RSUD dr R Koesma Tuban. Insiden tersebut terjadi Minggu (20/7) sore, di rumah mereka di Desa Sumberjo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Sampai Senin (21/7), Suwito masih dirawat intensif, sedangkan Muji ditahan di Mapolsek Widang.

Kisah bermula ketika Minggu (20/7) sore, Muji yang pengangguran itu kembali berniat menggadaikan sepeda motor milik orangtua. Tetapi Suwito melarang, karena khawatir uangnya akan dipakai untuk perbuatan jelek.

Karena itulah, kunci sepeda diamankan oleh bapak empat anak yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut. “Sudah sepekan ini dia ingin menggadaikan motor tapi selalu ditolak bapaknya sehingga keduanya sering bertengkar,” ujar ibu Muji, Ny Sumiati, 40, Senin (21/7), di sela-sela menunggu Suwito di RSUD dr Koesma, Tuban.

Puncak pertengkaran bapak-anak terjadi, Minggu (20/7) sekitar pukul 16.30 WIB, di ruang tamu rumah keluarga tersebut. Waktu itu Muji –yang menenteng sabit akan pergi ke sawah untuk mengambil rumput– tiba-tiba Suwito memukul punggung Muji dari belakang dengan batu.

Kaget, Muji langsung berbalik arah kemudian menyerang Suwito. Sabit yang dipegang dibacokkan ke tubuh sang bapak beberapa kali, kena perut sehingga robek dan ususnya terburai. Suwito berteriak keras sebelum tersungkur sambil memegangi perut.

Teriakan Suwito di dengar istrinya, Ny Sumiyati, di dapur. Dia bergegas menuju ruang tamu, dan pingsan saat elihat tubuh suaminya tergeletak bermandikan darah.

Sejurus kemudian, tiga adik Muji datang ke ruang tamu, dan berteriak histeris. Para tetangga, yang mendengar teriakan, langsung berdatangan, kemudian melapor ke perangkat desa. Saat itu juga Suwito dilarikan ke Puskesmas Widang namun kemudian dirujuk ke RSUD Dr R Koesma Tuban.

Menurut Sumali, 24, pemuda desa setempat, beberapa pekan terakhir Muji dan beberapa teman aktif mengunjungi kompleks PSK liar dan tempat karaoke di Desa Pakis, Kecamatan Widang. Tempat itu berjarak sekitar 4 km dari Sumberjo.

“Mungkin saja dia mau menggadaikan motor bapaknya karena butuh uang untuk kencan dengan PSK yang biasa didatangi,” jelasnya.

Kapolsek Widang, AKP Nur Asik, mengaku sedang menyidik peristiwa tersebut. Setelah mendapat laporan warga, pihaknya mengamankan tersangka pelaku maupun barang bukti berupa sabit dan batu kumbung. “Pelaku kami jerat Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” tegasnya. uji

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: