Tradisi Banjir …..

Januari 8, 2009 at 12:27 pm (PHOTO-Tulep)

dscn89502

Banjir lagi … Banjir lagi …

Ungkapan tersebut tampaknya tepat untuk menggambarkan kondisi Surabaya selama musim penghujan. Setiap hujan turun, pasti ibu kota Provinsi Jatim ini terendam air alias banjir.

Seperti yang terjadi, Kamis 8 Januari 2009 sore. Setelah diguyur hujan selama sekitar satu setengah jam, mulai pukul 14.30 – 14.00 WIB, jalanan di Surabaya semuanya tergenang. Mulai Jalan Mayjen Sungkono yang menjadi langganan banjir setinggi satu meter hingga Jalan Margorejo Indah.

Khusus banjir di Margorejo Indah, sempat membuat aku sedikit pusing. Karena disitulah kantor tempaku bekerja berada. Untuk menembus luapan air setinggi sekitar 50 cm, kendaraan harus melaju sangat perlahan. Meski demikian, sejumlah mobil dan belasan motor terlihat mogok. Sehingga harus di dorong oleh pengemudinya.

Banjir kali ini bukanlah yang pertama. Setiap hujan turun, selalu terjadi banjir. Banjir pun makin men-tradisi. Dan tradisi  yang menyusahkan warga ini dipastikan akan berlangsung lama, karena Pemkot Surabaya tidak cukup serius mengatasinya.

Padahal ratusan miliar uang rakyat setiap tahunnya dianggarkan untuk mengurai hembalang banjir ini.  Tapi hasilnya, seperti  dalam foto diatas, tradisi banjir selalu kembali …. ***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: