Tragisnya Nasib Petani ….

Januari 12, 2009 at 5:07 pm (PHOTO-Tulep)

dscn8839

Di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono – Jusuf Kalla (SBY-JK) 2004-2009, nasib baik tampaknya tidak berpihak kepada petani. Selama tiga tahun terakhir ini, petani terus dihembalang dengan langkanya pupuk di pasaran. Kalaupun pupuk ada, harganya selangit dan sangat mencekik.

Puncaknya terjadi dua bulan terakhir ini. Ketika memasuki musim tanam, pupuk ternyata tidak ada di pasaran. Akibatnya, petani harus pontang-panting mencarinya ke sana ke mari. Tapi tetap saja pupuk sulit di dapat. Apalagi pupuk bersubsidi.

Jatah pupuk bagi petani akan diberikan kalau mengajukan ke Dinas Pertanian setempat secara berkelompok. Itupun satu orang dijatah satu sak isi 50 kg. Tapi tentu tetap harus membayar, dengan harga yang mahal pula, sekitar Rp 60.000 untuk, misalnya pupuk urea Kaltim bersubsidi. Ironisnya, dropping pupuk ke desa-desa ibarat pepatah Jawa, rhog-rhog asem. Tidak tentu. Sebulan sekali, bahkan kadang dua bulan belum juga ada dropping. Padahal dengan jatah yang cuma 50 kg per petani, oleh banyak petani dinilai sangat kurang. Terutama mereka yang punya lahan sawah cukup luas.

Kalau sudah seperti itu, apa layak SBY-JK di pilih lagi untuk memimpin negeri ini. Kalau anda dari keluarga petani, pasti jawabannya akan tegas, TIDAK. TIDAK. DAN TIDAK.

Kata TIDAK itu, amat kerap saya dengar dilontarkan banyak petani, seperti di Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. Tiga daerah yang menjadi lumbung pangan Provinsi Jatim. Juga nasional.

Sebuah ekspresi yang wajar, apalagi saat ini para petani sudah terbayang gagal panen atau minimal hasil panen turun drastis akibat tanaman padi kurang pupuk. Seperti, kuningnya tanaman padi milik warga Desa/Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan akibat kurang pupuk yang saya jepret, akhir Desember 2008 lalu. ***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: