Maret 2009 KA Bonek Operasi

Februari 10, 2009 at 1:53 pm (Berita 2009)

* Rute Benowo – Waru
Selasa, 10 Februari 2009

SURABAYA | SURYA –

Maret 2009 ini, warga Surabaya sudah bisa menikmati komuter dengan rute Benowo-Kandangan-Tandes-Pasar Turi-Kalimas-Prapat Kurung (Perak)-Kalimas-Sidotopo-Gubeng-Wonokromo-Waru.

Berbeda dengan komuter Surabaya-Sidoarjo yang lebih dulu beroperasi, komuter baru yang rencananya diberi nama ‘Bonek’ itu hanya terdiri dari dua gerbong, masing-masing berisi 115 penumpang. Dengan adanya komuter dalam kota ini, diharapkan kemacetan lalu lintas sedikit terkurangi.


Selain melewati sejumlah tempat strategis yang bisa diakses warga Surabaya barat, timur, utara, pusat, maupun selatan, tarif komuter ini nanti diperkirakan lebih murah dibanding angkutan berbasis massal lainnya, seperti bus kota maupun mikrolet.

Kahumas PT Kereta Api (KA) Daops VIII Surabaya Sugeng Prijono menyatakan, persiapan mewujudkan komuter (hasil MoU antara Menhub dengan gubernur) ini telah dilakukan. Termasuk berkoordinasi dengan Dishub Jatim dan Pemkot Surabaya.

“Semua sepakat 2009 ini KA komuter dalam kota harus sudah beroperasi. Mengenai waktunya, ya setelah KA Sumo (Surabaya – Mojokerto) beroperasi, sekitar Maret 2009,” ungkapnya, Senin (9/2).
Target realisasi itu dipastikan tidak akan molor. Karena sejumlah infrastruktur pokok beroperasinya KA komuter dalam kota sudah tersedia, termasuk rel KA dan shelter-nya.

Tetapi khusus rel, meski infrastrukturnya sudah ada, tapi di sejumlah titik, terutama antara Pasar Turi hingga Sidotopo, bantaran rel banyak dijadikan hunian oleh warga. Terkait ini, PT KA Daops VIII telah meminta kepada pemkot untuk menertibkan beberapa bangunan liar di sepanjang jalan kereta api yang bakal dilintasi KA Komuter itu.

”Kami sudah memberikan rekomendasi kepada Pemkot Surabaya, enam meter di sisi kanan dan kiri jalan kereta api harus bebas dari bangunan apapun,” paparnya. Sebelumnya, puluhan personel Satpol PP telah menertibkan bangunan liar di sisi kanan dan kiri rel kereta api, termasuk di kawasan Jalan Nias.
Untuk keretanya bagaimana? Sambil menunggu satu set kereta yang dibeli datang, KA komuter dalam kota, kata Sugeng, bisa memanfaatkan kereta komuter yang sudah ada, yakni KA komuter yang melayani jalur Surabaya – Lamongan (Sulam), ketika kereta ini transit di stasiun Pasar Turi.

“Waktu KA Sulam transit di stasiun Pasar Turi kan lama. Nah, di antara menunggu berangkat ke Lamongan, bisa saja dimanfaatkan untuk KA komuter dalam kota agar pemanfaatannya lebih optimal,” jelasnya.

Sugeng menambahkan, ”Sampai saat ini kami masih terus melakukan pembicaraan secara intensif dengan Dishub Kota Surabya mengenai pengoperasian KA Komuter dalam kota itu,” katanya.

Dalam pembicaraan ini, Dishub Kota Surabaya mengusulkan kereta itu diberi nama ”Bonek” yang merupakan kependekan dari ”Bondo Nekat”, yang selama ini melekat pada diri suporter fanatik tim sepak bola Persebaya Surabaya. ”Dishub memberikan nama KA Komuter itu bertujuan, agar istilah Bonek tidak selalu dikait-kaitkan dengan hal negatif,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bapeko Pemkot Surabaya Tri Risma Harini membenarkan rencana beroperasinya KA komuter dalam kota. Program ini, kata Risma merupakan program pemerintah pusat yang sudah masuk blue print. Pelaksanaan dan pendanaan proyeknya akan ditanggung secara sharing antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemkot.

“Untuk mendukung program ini, kita disuruh menyiapkan dana antara Rp 200 miliar – Rp 300 miliar. Dan sudah kita siapkan, karena tranportasi berbasis massal ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain murah juga bisa mengurangi kemacetan,” terangnya.
Selain menyiapkan dana, pihaknya, kata mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan ini juga sudah membuat gambar desain rute dan shelter KA dalam kota tersebut. uji/ant

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: