6.005 Kali Tindik Badan, Siapa Takut

Februari 27, 2009 at 2:47 pm (Ada-ada Saja)

Entah apa yang ada dalam benak Elaine Davidson saat memutuskan menindik tubuhnya yang indah untuk pertama kalinya. Toh akhirnya ia pun melakukannya. Dan hal tersebut membawanya meraih rekor sebagai wanita bertindik terbanyak di dunia.

Kini 6.005 anting logam telah tersemat di tubuhnya. Termasuk di antaranya 1.500 anting yang berada di area tertutup Davidson. Saat dinobatkan Guinness World Record pada 2000 silam, Davidson hanya punya 462 tindik, 192 di antaranya di wajahnya.

Pada Agustus 2001, rekornya dipecahkannya sendiri dengan 720 tindikan di tubuhnya. Ia sempat hadir di Edinburg Festival tahun 2005, mempertontonkan koleksi tindiknya.
Kini, sembilan tahun setelah pengukuhan rekor tersebut, Davidson masih belum ingin menambah jumlahnya lagi. Ia mengaku, sebenarnya dirinya tidak suka ditindik dan melakukannya semata-mata untuk seni.

“Saya tidak menikmati saat ditindik. Namun untuk memecahkan rekor saya harus mencapai level tertinggi. Saya pribadi ingin memecahkan rekor tersebut,” aku Davidson.

Dalam keluarganya, tak ada seorang pun yang menyukai tato ataupun tindik. “Tapi saya bahagia karena saya memutuskan untuk berubah dan menjadi diri saya sendiri,” tegasnya.
Saat mendapat gelar wanita bertindik terbanyak di dunia, banyak orang yang ingin bertemu langsung dengannya. “Orang-orang biasanya hanya ingin melihat atau menyentuh saya. Beberapa dari mereka bahkan ingin mencium saya,” ujarnya.

Davidson yang berprofesi sebagai perawat, kini tinggal di Edinburg, Skotlandia. Ia membuka studio piercing bernama Tropical Rainbow Paradise Shop di Nicholson Street, Edinburgh.

Mengingat Davidson telah menjalani ribuan tindikan, tentu saja para pelanggannya yakin keamanan, pengalaman dan pelayanan yang ramah dari studio miliknya. Tak hanya itu, studio Davidson juga menyediakan produk-produk aroma terapi, perhiasan dan pakaian etnik.

Meski dilahirkan di Brasil, Davidson merasa takut jika harus pulang ke kampung halamannya. Ia beralasan angka kejahatan di Brasil yang tinggilah yang membuatnya enggan ke sana.
“Terakhir kali saya pergi ke Brasil, saya harus memakai topeng wajah. Semenjak saya memakai perhiasan di seluruh tubuh, saya takut dirampok atau diserang saat berada di jalan,” ungkap Davidson blak-blakan.

Salah satu faktor motivasi dalam hidup Davidson adalah bisa merasakan sakit. Ia pernah berjalan di atas paku, api maupun pecahan gelas. “Saya menyukai rasa sakit. Saya mencintainya,” tegas Davidson.

Demikian pula saat ia memutuskan menindik area pribadinya. Ada 500 tindikan, di area luar maupun di dalam alat kelaminnya. “Sakitnya seperti saat ditindik di dada,” kenangnya.
Hingga saat ini, Davidson tak pernah memindahkan cincin maupun anting yang menempel di tubuhnya. Ia memperkirakan berat aksesori yang dipakai mencapai tiga kilogram lebih. Meskipun demikian ia tidak pernah merasa terganggu saat melakukan aktivitasnya sehari-hari. tel/smh/ela/tis

Rabu, 25 Februari 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: