Wig Anti Peluru

Februari 27, 2009 at 2:54 pm (Ada-ada Saja)

Briana Bonds tidak bakal menyangka rambut palsu (wig) yang dia beli ternyata menjadi penyelamatnya dari kematian. Secara ajaib, wig itu telah menahan peluru yang seharusnya menembus batok kepala gadis 20 tahun itu.

Kejadian unik itu berlangsung di areal parkir sebuah toko swalayan, Rabu (18/2) malam lalu. Saat itu Briana sedang menunggu di dalam mobil. Tanpa diduga, mantan kekasih Briana, Juan Kemp, berdiri tak jauh di belakang mobil itu dengan niat jahat.

Waktu itu, seorang pria menghampirnya dan mengatakan mantan pacarnya masih mencintainya. ”Nggak ah, aku sudah nggak mencintai dia lagi,” jawab Briana.

Sejurus kemudian terdengar lah letusan. Briana menoleh ke belakang dan dilihatnya Juan baru saja menembakkan senjatanya. Peluru itu menembus kaca belakang. Ketika dilihatnya pria itu hendak menembak lagi, Briana langsung tancap gas dan pindah ke tempat parkir lain lalu menelepon polisi. Kepada polisi ia mengaku telah putus hubungan dengan Juan. Polisi kemudian menangkap Juan dan seorang temananya.

Ketika memeriksa mobil Briana, polisi menemukan hal yang aneh. Peluru Juan ternyata berhenti di wig yang dikenakan Briana, gagal menembus kepalanya. Briana waktu itu mengaku hanya sedikit pusing dan begitu tahu kejadian sebenarnya, ia merasa Tuhan telah melindunginya lewat wig itu. “Sepertinya Tuhan duduk di jok penumpang saya,”

Kim Walton, seorang pemilik salon, mengaku baru sekali ini mendengar wig menyelamatkan nyawa seseorang. Ia tidak yakin wig yang setipis itu mampu menahan peluru. Majikan Kim, Bonnie Walker, menyebut insiden itu sebagai mujizat.
Namun yang jelas, ikatan serat rambut dijalin sangat ketat dan mungkin inilah yang membuat sifat wig itu menjadi sekuat Kevlar (bahan helm militer antipeluru). Polisi menyebut itulah bagian terkuat dari wig yang bisa menahan peluru. ap/sas

Senin, 23 Februari 2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: