Semua Kendaraan Boleh Lewat

Juni 11, 2009 at 10:35 am (Suramadu)

Menyonsong Peresmian Jembatan Suramadu (3)

MUJIB ANWAR

SURABAYA

Harapan masyarakat agar Jembatan Suramadu nantinya menjadi sarana transportasi yang dapat diandalkan dipastikan terwujud. Pasalnya semua jenis kendaraan dipastikan akan diperbolehkan melewati jembatan sepanjang 5,438 kilo meter tersebut, usai diresmikan 10 Juni nanti.

Menurut Dinas Perhubungan & LLAJ Jatim, kemungkinan tidak adanya pembatasan jenis kendaraan yang lewat tol Suramadu, karena sejak awal pembangunan jembatan ini memang di desain untuk mempercepat pembangunan di wilayah Madura dan menyulapnya sebagai kawasan industri. Selain itu, pelabuhan yang terpadu dengan Suramadu juga direncanakan akan di bangun di Bangkalan. “Berdasar itu, saya yakin semua jenis kendaraan – mulai mobil pribadi sampai truk kontainer dapat lewat sana,” ujar Kepala Dishub & LLAJ Jatim Binsar Tua Siregar, Rabu (27/5) pekan lalu, didampingi Kabid Angkutan Darat Sumarsono.

Selain mobil pribadi dan kendaraan pengangkut barang, mobil penumpang umum seperti bus – baik antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun bus antar kota antar provinsi (AKAP) juga dipastikan akan lewat tol Suramadu. Selain itu, Dinas Perhubungan & LLAJ Jatim juga sudah menyiapkan perpanjangan trayek bus kota dari Terminal Purabaya Surabaya ke Bangkalan.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekdapov Jatim Chairul Djaelani punya pandangan lain. Dengan nilai investasi sebesar Rp 4,5 triliun, memang sudah sewajarnya tol Suramadu dapat dilewati oleh semua jenis kendaraan. “Dia dibangun kan peruntukannya memang untuk itu (semua jenis kendaraan),” jelasnya.

Karena sebagai salah satu elemen dari sistem transportasi, keberadaan jembatan – apalagi jembatan yang menghubungkan pulau satu dengan lainnya dimaksudkan untuk lebih memperlancar distribusi barang dan jasa guna mempercepat proses pembangunan.

Apalagi dengan lewat tol Suramadu, perjalanan ke sejumlah daerah di Madura, seperti Sampang, Pamekasan, dan Sumenep dapat dipangkas. Menghemat waktu sekitar satu jam dibandingkan lewat penyeberangan kapal feri dari pelabuhan Ujung – Kamal. Karena jarak dari Kamal ke Bangkalan saja sejauh 14 kilo meter, sementara jarak dari Bangkalan ke akses Suramadu sisi Madura sekitar 12 kilo meter. Ini belum termasuk waktu antre kapal dan perjalanan penyeberangan yang butuh waktu sekitar 1 jam. Sedangkan kalau lewat tol Suramadu, usai pintu keluar tol, kendaraan langsung dapat memotong menuju arah jalan ke Sampang, Pamekasan maupun Sumenep.

Saat ini, yang menarik perhatian adalah terkait motor lewat tol Suramadu. Kalau mengacu Undang-undang (UU) 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Peraturan Pemerintah (PP) 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, dijelaskan bahwa jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat. Sepeda motor tidak boleh melintas atau lewat jalan tol. Namun untuk tol Suramadu, bisa saja hal itu menjadi suatu pengecualian. Karena di samping kiri dan kanan jembatan terpanjang di Asia Tenggara tersebut juga di bangun lintasan motor. Meski desain awalnya tidak menyebutkan adanya lintasan motor ini.

Sesepuh Tokoh Madura, M H Muhammad Noer mengatakan, keberadaan lintasan motor di tol Suramadu merupakan usulan masyarakat Madura. Pertimbangannya karena jumlah masyarakat Madura yang memiliki sepeda motor jauh lebih banyak dibandingkan pemilik kendaraan roda empat. “Makanya motor harus dibolehkan lewat Suramadu,” tegas mantan Gubernur Jatim periode 1967 – 1976 ini.

Menyikapi hal itu, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Departemen PU Nurdin Manurung dalam sejumlah kesempatan mengatakan, bahwa sangat mungkin pemerintah akan merevisi aturan jalan tol agar sepeda motor boleh lewat. “Itu syarat yang harus dilakukan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Chaerul Djaelani. Menurutnya, revisi PP memang harus di lakukan secepatnya, agar ketika tol Suramadu beroperasi sepeda motor dapat langsung melewatinya. “Makanya segala alternatif nanti akan kita antisipasi. Termasuk misalnya, menyiapkan Perda atau Pergub dulu sambil menunggu selesai revisi PP. Tetapi semuanya yang memutuskan tetap pemerintah pusat,” tukasnya. ***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: