Bus Kota Surabaya-Sampang

Juni 12, 2009 at 12:56 pm (Suramadu)

Rabu, 10 Juni 2009

SURABAYA – SURYA

Suramadu menginspirasi Kabupaten Sampang untuk mengusulkan kepada Dishub & LLAJ Jatim agar memperpanjang trayek bus tak hanya berhenti di Bangkalan melainkan langsung ke Sampang.
Kabid Angkutan Darat Dishub & LLAJ Jatim Sumarsono membenarkan bahwa Bupati Sampang telah mengirim stafnya khusus untuk memohon perpanjangan trayek bus.

Staf bupati yang datang ke kantor Dishub Jl A Yani Surabaya adalah Kadishub Sampang H Farisan Waedi didampingi Kabid Angkutan Darat Sugeng. “Tapi, kami belum dapat memutuskannya. Harus melihat situasi dulu,” ujarnya, Selasa (9/6).

Sumarsono khawatir perpanjangan trayek ini menimbulkan resistensi pihak-pihak yang terkena dampak langsung, seperti kapal feri, angkota, dan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari moda transportasi awal ini. “Karenanya, sebelum kebijakan itu diberlakukan, sosialisasi harus intensif dilakukan,” tegasnya.

Kalaupun nanti trayek bus kota jadi diperpanjang, dari 101 armada bus kota yang selama ini melayani rute Terminal Purabaya, Bandara Juanda, dan Sidoarjo, menuju Pelabuhan Tanjung Perak, yang akan diperpanjang trayeknya hingga ke Madura diperkirakan hanya sekitar 35 armada. Sebanyak 20 armada diperpanjang ke Bangkalan, sementara 15 armada sisanya ke Sampang.

Kadishub Sampang H Farisan Waedi mengatakan, permintaan perpanjangan trayek bus kota dari Surabaya hingga Sampang mempertimbangkan efektifitas waktu perjalanan dan biaya.

Kalau perjalanan ke Sampang ditempuh lewat darat (Jembatan Suramadu) masyarakat dapat menghemat waktu perjalanan minimal satu jam dibandingkan dengan kalau naik kapal feri. Selain itu, biaya perjalanan yang dikeluarkan juga lebih murah, yakni lebih hemat Rp 4.000 – Rp 5.000 sekali perjalanan. “Karena itu, kami sangat berharap usulan perpanjangan trayek ini dapat segera terwujud,” terangnya.

Sumarsono mengatakan, pihaknya harus melihat situasi lebih dulu, khusus bus antarkota dalam provinsi (AKDP) hal itu tidak akan diberlakukan. Bus AKDP, misalnya jurusan Banyuwangi – Surabaya – Sumenep, akan diberi hak memilih, apakah menyeberang Selat Madura lewat kapal feri atau langsung lewat Suramadu. “Mereka berhak memilih, karena trayeknya memang sudah jelas,” tegas Sumarsono. uji

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: