Ziarah Gus Dur, Penumpang Padati Bungur

Januari 14, 2010 at 11:11 am (Berita 2010, GUS DUR) (, , )

* Capai 53.000 Orang

Sabtu, 2  Januari 2010


SURABAYA – SURYA
Meninggalnya KH Abdurrahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur ternyata membuat penumpang di terminal Purabaya meningkat drastis. Jika hari biasa, rata-rata penumpang 29.000, Kamis 31 Desember 2009 jumlahnya melonjak drastis hingga 53.000 orang. Meski pemakaman mantan Presiden RI ke-4 tersebut bersamaan dengan malam tahun baru, namun tahun lalu di waktu yang sama jumlah penumpang hanya sekitar 40.000 orang saja.
Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald membenarkan kemungkinan melonjaknya penumpang akibat banyak masyarakat yang menuju Jombang untuk berziarah ke makam Gus Dur di kompleks makam Ponpes Tebuireng Jombang. Karena membludaknya penumpang terjadi terutama pada Kamis sore – usai prosesi pemakaman Gus Dur secara militer yang dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dan bus yang diserbu adalah bus jurusan barat I (Surabaya – Jombang – Madiun – Solo – Jogjakarta) dan jurusan barat II (Surabaya – Jombang – Kediri – Tulungagung). “Dari total 968 bus yang beroperasi kemarin, sekitar 40 persennya menuju ke barat I dan barat II,” ujarnya kepada Surya, Jumat (1/1). 
Luberan penumpang, kata Ronald makin membanjiri terminal terbesar di Indonesia terutama setelah Maghrib sampai sekitar pukul 23.30 WIB. Karena masyarakat terus melube penumpang, puncak penumpang mudik natal pada 24 Desember lalu ternyata kalah dibanding malam tahun baru. “Sehari jelang Natal kemarin penumpangnya hanya 45.196 orang,” jelasnya.
Wahid, 50, seorang calon penumpang yang kemerin ditemui Surya di ruang tunggu terminal juga mengaku mau ke Jombang untuk berziarah ke makam Gus Dur. Warga Pasuruan ini berangkat bersama dua saudaranya. “Saya ini penggemar berat Gus Dur, Mas. Beliau panutan saya. Makanya saya ingin dapat tahlilan (berdoa) langsung di depan makamnya,” katanya diamini Rozak saudaranya.
Sama dengan kemarin, hari ini penumpang di Purabaya juga terlihat padat. Hingga pukul 14.00 WIB kemarin, jumlah penumpang sudah mencapai 25.775 orang. “Dan lagi-lagi, kebanyakan penumpangnya menuju daerah barat I dan barat II yang lewat Jombang,” sambung Ronald.
Selain terminal Purabaya, penumpang kereta api (KA) juga penuh pada malam tahun baru kemarin. Ini seperti terjadi di stasiun Gubeng, semua jenis KA – baik KA eksekutif, bisnis, maupun ekonomi kursinya penuh terisi penumpang. Jumlah penumpang KA eksekutif mencapai sekitar 1.700 orang, bisnis sekitar 1.200 orang, dan penumpang KA ekonomi sekitar 4.000 orang. “Seat-nya terisi 100 persen,” kata Kepala Stasiun Gubeng Romie Handoko.
Pada Jumat kemarin, penumpang, lanjut Romie kembali normal seperti hari biasanya. “Perkiraan saya, jumlah penumpang hari ini berkisar antara 80 sampai 90 persen,” sambungnya. uji

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: